Ku tatap foto ku beberapa tahun yang lalu. Kulihat segi penampilan ku akan dulu yang terlihat manis, berambut indah, wajah mulus, mata berbinar memancarkan kebahagian. Kulihat kembali diri ku yang sekarang, sungguh berbeda diriku sekarang dengan dulu. Aku selalu berpikir kenapa aku begitu cepat berubah, mengapa aku semakin bertambah usia tidak menjadi lebih cantik dibanding cewek-cewek seusia ku yang terlihat begitu cantik? Mengapa aku terlihat menurun dibanding mereka? Mengapa tidak ada yang tertarik dengan diriku? Mengapa mereka bisa memenuhi apa yang mereka mau sedangkan aku? Mengapa??
Cowok-cowok itu berkata aku tidak cantik, aku tidak indah, aku tidak cantik. Mereka berkata aku terlihat seperti anak-anak, bukan karena perilaku melainkan penampilan ku. Apa yang salah dengan penampilan ku?? Ya, memang aku tidak bisa bergaya bak cewek yang terlihat sosialita. Membawa tas yang mirip harga jutaan rupiah hanya demi menunjang penampilan supaya terlihat elegan. Memakai baju mahal dengan bahan minim untuk terlihat indah. Memakai make up tebal demi terlihat cantik.
Kalian berpikir aku sirik?? Tentu tidak, aku ingin seperti cewek-cewek itu tapi aku rasa bukan saatnya bagiku untuk itu semua. Aku belum saatnya untuk menghabiskan uang ku demi tas yang terlihat eksklusif, karena pada dasarnya isi daripada tas itu sama saja dengan isi tas ku sekarang. Aku belum saatnya memakai baju indah yang berbahan minim, karena pada dasarnya aku pasti tidak nyaman saat memakainya dan pergerakan ku pasti tidak leluasa seperti saat aku memakai kaos. Aku belum saatnya memakai make up tebal, karena pada dasarnya aku bakal kerepotan saat make up ku luntur dan waktu ku bakal tersita hanya untuk itu.
| source: thatonerule.com |
Aku tersadar bahwa kecantikan bukan hanya berasal dari penampilan luar, melainkan dari dalam diri kita sendiri. Aku teringat akan percakapan bersama teman-temanku sewaktu dosen tidak datang, pembahasan kami waktu itu mengenai cewek cantik di kelas kami. Tentu saja pembahasan ini menarik bagi kaum cewek dan juga cowok apalagi topik ini dibahas oleh dua kaum ini. Pembahasan kami semakin menarik saat aku mengatakan temanku si X adalah cewek paling cantik di kelas kami, teman-temanku yang ikut nimbrung tidak setuju dengan pernyataan ku ini apalagi para kaum cowok. Aku sejenak terdiam akan pendapat mereka, sadar akan tingkah ku mereka berusaha menyatakan alasan mengapa tidak setuju dan alasannya merupakan hal klasik. SIFATNYA KURANG CANTIK, ku akui dengan alasan mereka yang masuk akal ini, karena selama berteman dengan si X perilaku dan sifatnya kurang mengenakan bagi kami sekelas apalagi perilakunya yang suka-suka dengan segala hal. Tapi bagaimanapun dia tetap manusia, dia pasti selalu mempunyai kekurangan dan kelebihan, dan begitu juga aku dan kamu yang sedang membaca ini. Sedangkan temanku si Y merupakan cewek yang berpenampilan biasa-biasa saja bahkan tergolong berantakan, tetapi dia mempunyai sifat yang begitu bagus sehingga membuat orang-orang di sekelilingnya sayang dengan dia. Aku begitu suka bergabung dengan dia, dia merupakan cewek yang sangat bijak dan ramah, yang paling menarik dia merupakan cewek dengan wawasan yang luas. Berada dekat dengan dia tentu tidak merugikan dan malah menjadi menarik dengan sifat dan perilakunya. Dari dia aku bisa melihat Elegan tanpa tas eksklusif.
| source: searchquotes.com |
Merupakan suatu kebiasaan bagi seorang cewek untuk pergi ke Mall mungkin sekedar melihat diskon, barang-barang menarik, membeli keperluan, jalan bareng teman-teman atau keluarga, mencari gebetan, atau sekedar cuci mata saja. Seperti yang saya lakukan beberapa waktu lalu, saya pergi ke Mall terdekat daerah rumah saya sekedar cuci mata saja. Tiba-tiba mata saya tertuju pada seorang cewek yang berpakaian dengan barang-barang bermerek dan berbahan minim, dia duduk bersama teman-temannya sambil sekali-kali melakukan wefie. Tentu aku tidak mengomentari mengenai pakaiannya terlihat seksi, melainkan dengan gerakan badannya seakan-akan dia risih dengan pakaiannya, Dia bolak balik menurunkan pakaiannya yang suka naik-naik dikit atau menutupi bagian tubuhnya yang mungkin dia rasa jelek tetapi terpaksa terpampang karena gaya pakaiannya begitu. Pikiran ku langsung teringat akan cewek selift ku pas mau ke lantai 4, pakaiannya begitu simple hanya berupa kemeja, celana jeans, dan sepatu sneaker. Aku melihat dia begitu santai dan sekali-kali mengutak atik handphonenya. Gaya nya memang terlihat sederhana, tetapi begitu manis. Dari dia aku bisa melihat Indah tanpa baju minim.
![]() |
| source: pinterest.com |
Akhir-akhir ini aku sering streaming Youtube mengenai tutorial make up, aku lagi berusaha belajar bagaimana cara terlihat cantik. Aku terkagum akan kekuatan daripada make up tersebut, betapa hebatnya wanita itu bisa mengubah wajahnya menjadi terlihat cantik dan sangat berbeda. Tetapi saya sejenak berpikir mengenai itu, apakah saya harus bermake up setiap hari untuk selalu terlihat cantik? kurasa tidak, saya teringat bahwa wajah ku bakal sesak karena ditutupi oleh bedak yang sangat tebal dan tentu saja aku akan terlihat berbeda dibanding aslinya. Aku teringat bahwa aku ingin disukai orang bukan karena diriku yang sementara, melainkan diriku yang utuh atau sebenarnya. Tentu saja aku menyukai make up, tetapi bukan berarti aku harus selalu dengannya bukan? Aku mengganti tontonan ku ke arah bagaimana cara merawat bagian tubuh, review produk skincare yang bagus, atau DIY yang cocok buat isi kantong ku. Aku mempunyai sepupu yang masih duduk di kelas 1 SD, wajahnya terlihat mulus dan semuanya terlihat alami. Aku berpikir mengenai wajah anak-anak kecil yang terlihat lebih bagus dibanding orang dewasa karena mereka masih muda dan juga karena wajah mereka yang begitu natural tanpa sentuhan bahan-bahan kimia yang begitu berat bagi wajah. Mereka hanya menambahkan senyuman manis untuk menambah nilai kecantikan dimilikinya tanpa harus mengeluarkan uang untuk itu. Dari mereka aku bisa melihat Cantik tanpa make up.
Tentu setiap cewek berhak menentukan dan melakukan apa yang mereka suka, tetapi memaksakan segala sesuatu yang akhirnya hanya membuat kita tidak nyaman kurasa lebih baik kita berpikir dalam menentukannya. Jika kita hanya melakukan itu semua demi menarik penampilan dan hanya untuk memamerkan yang kita punya, sebaiknya pikirkan apa saja manfaat daripada itu semua. Mungkin sekarang ini kita ada di masa sebagai cewek, tetapi akan tiba masanya kita sebagai wanita dan itu pasti akan terjadi. Intinya semua cewek itu Elegan, Indah, dan Cantik. Kita tidak perlu memaksakan diri untuk merubah diri terlalu cepat, sehingga masa-masa nyaman kita abaikan begitu saja.
![]() |
| source:linkedin.com |
Aku sadar kalau aku tidak akan bisa seperti mereka, tetapi aku bisa menjadi diriku sendiri dan bukan berarti menjadi diri sendiri itu kurang daripada mereka. Seberapa keras aku mencoba, apakah aku akan puas dengan itu semua? Tentu aku pasti akan ingin lebih lagi tanpa bersyukur akan apa yang aku capai. Yang ku perlukan sekarang adalah usaha, karena usaha tidak akan membohongi hasil. Begitu juga semua cewek seluruh dunia, seperti yang ku katakan sebelumnya semua cewek itu Elegan, Indah, dan Cantik. Mereka cantik karena diri mereka sendiri baik itu yang berasal dari luar maupun dalam.
Aku sedang berjuang menjadi diriku yang lebih dan begitu juga kamu. Kita semua punya kesempatan untuk menjadi lebih. Hanya diri kita sendiri yang bisa menentukan kapan untuk memulai itu semua.
"From me with big love" xoxo





